Selasa, 17 Februari 2026

BASHIROH (Pandangan Jiwa) - Kajian Kitab Hikam Sabtu Sore Gus Hasyim (KH. Hasyim Abdullah Ullyl Abshor) Pengasuh Pondok Pesantren Munzalam Mubaroka - Penyusun: Undung Wiyono, Agus Subakir


Ukuran : 14,5 x 20,5 cm

Isi : 256 halaman kertas Bookpaper 57 gram

Cetakan I, 2026

Genre: Nonfiksi

ISBN: 978-623-???-??-?

Cetakan:  Hitam Putih

Harga 95.000


Dhandhangula

Lamun sira ameguru kaki,
Amiliha janma kang sunyata

Ingkang becik martabate.
Sarta kang wruh ing hukum.
Kang ngibadah lan kang
wirangi

Sukur oleh wong tapa,
ingkang wus amungkul.
Tan mikir pawewehing liyan,
iku pantes sira guranana kaki,
sartane kawruhana.

 

Tembang Dhandhangula di atas adalah bait ke-4, pupuh (Bab) I, dari Serat Wulangreh karya SISK Susuhunan Paku Buwana IV. Seorang raja keraton Surakarta yang juga seorang ulama. Ketika masa pemerintahannya beliau mempunyai lima orang sahabat ulama yang diundang masuk ke lingkungan istana. Mereka secara intens hampir setiap malam melakukan sarasehan, mengkaji kitab-kitab fiqh dan tasawuf. Sayang lingkungan ideal keraton Surakarta yang menyatukan ulama dan umaro ini harus pupus, karena dicurigai Kompeni, difitnah bahwa pengajian itu bermuatan politik, kedok penggalangan kaum santri untuk melawan Belanda. Akhirnya kelima ulama tersebut ditangkap Belanda, diasingkan ke Betawi dan akhirnya dibunuh. Sungguh kelam sejarah masa lalu di Keraton Surakarta abad ke-18.

Tidak ada komentar: