Minggu, 11 Oktober 2026

Yang Fana Yang Abadi - Lima Cerita Pendek Terbaik Mary Shelley



Penerjemah: Titik Andarwati

Cover: Ghoffar Ismail

Ukuran : 13 x 20 cm

Isi : 136 halaman kertas bookpaper 72 gram

Cetakan I, 2026

Genre : Kumcer

Harga 55.000

Namun, aku hidup, dan akan hidup selamanya! Begitulah kata sang alkemis malang. Selama beberapa hari, aku percaya pada ucapannya. Aku mengingat mabuk kemuliaan yang menyusul tegukan curianku. Aku merenungkan perubahan yang kurasakan dalam tubuhku, dalam jiwaku. Kelenturan tubuh yang melenting, ringannya pikiran yang melayang. Aku bercermin, dan tak melihat perubahan apa pun pada wajahku selama lima tahun yang telah berlalu. Aku teringat akan warna-warna cemerlang dan aroma harum dari minuman lezat itu. Minuman yang pantas disebut luar biasa karena sanggup menganugerahkan hadiah terbesar: keabadian. Aku, saat itu, adalah seorang yang abadi!


Mary Shelley (30 Agustus 1797–1 Februari 1851) merupakan anak dari sepasang tokoh ternama. Ayahnya adalah seorang filsuf politik, William Godwin dan ibunya adalah filsuf dan pembela hak-hak perempuan, Mary Wollstonecraft. 
Mary Shelley dikenang sebagai novelis Inggris yang menulis novel gotik Frankenstein; or, The Modern Prometheus (1818), yang dianggap sebagai pelopor fiksi ilmiah. Dia menikah dengan penyair Romantis dan filsuf, Percy Bysshe Shelley. Walau dikenal sebagai novelis, ia sebenarnya banyak menulis cerpen. Buku ini merangkum 5 cerpen terbaiknya.

Tidak ada komentar: